Monday, August 11, 2008

10 hari berdiam diri

[English]
Tahap kedua dari perjalanan: 11 hari meditasi Tapa Brata II (TB2), dikelola oleh Bali Usada, di Pacung (dimana pun itu di Bali. Geografi memang tidak pernah menjadi salah satu kekuatan saya).

Dari 11 hari tersebut, 10 hari di antaranya saya jalani dalam keadaan hening (noble silence).

Saya belum pernah melakukan meditasi selama sebelas hari sebelumnya. Klise memang, selalu ada saat pertama bagi segala yang terjadi. Saya pernah mengikuti meditasi tujuh hari, tapi belum pernah sebelas.

Suatu pengalaman yang berbeda. Suatu pengalaman berharga.

Seperti biasa, orang-orang di sekitar selalu menarik perhatian saya. Apalagi yang ini. Sekumpulan orang yang tidak sekedar ingin iseng mencoba-coba bermeditasi untuk pertama kalinya.

Mereka sudah menjalani beberapa tradisi meditasi. Mereka telah mengikuti Tapa Brata 1. Entah bagaimana, mereka tentu berpikir ada manfaatnya dan memutuskan untuk melanjutkan ke TB2.

Saya disapa oleh alam yang demikian indah dan hidup yang begitu sederhana, berbincang dengan teman-teman (pada saat hening belum dimulai atau telah lewat) dan Pak Merta Ade, membuat suatu kesepakatan dengan Tuhan sekedar untuk mampu menjalani ini semua, dan melakukan berbagai rendez-vous dengan pekatnya malam di Pacung.

Begitu banyak yang ingin saya ceritakan sehingga saya memutuskan—seperti halnya pengalaman saya beryoga—untuk membaginya dalam beberapa entri. Saya kangen berbagi ini semua dengan teman-teman—dengan kamu.

Selamat menikmati. Pelan-pelan.

No comments: